PremiumBlogBeritaPertanyaan umum
Penawaran Terbatas Waktu, khusus minggu ini saja — Unduh Aplikasi
Bahasa Inggris sehari-haricara berteman dalam bahasa inggris

Cara berteman dalam bahasa Inggris: memulai percakapan dan tetap berhubungan

Pelajari cara berteman dalam bahasa inggris melalui pembuka yang jelas, pertanyaan lanjutan yang berkaitan, ajakan yang menghormati pilihan orang lain, dan ungkapan orisinal untuk dilatih.

Tiga orang dewasa mengobrol di sekeliling meja bersama dalam kelas komunitas.
Di halaman ini

Anda mungkin sudah tahu cara memperkenalkan diri, tetapi masih ragu harus berkata apa setelahnya. Percakapan awal yang ramah memerlukan lebih dari sekadar daftar pertanyaan: Anda perlu menanggapi jawaban lawan bicara, berbagi sedikit tentang diri sendiri, dan memperhatikan apakah ia ingin melanjutkan percakapan.

Jika Anda sedang mencari tahu cara berteman dalam bahasa inggris, mulailah dengan percakapan singkat dalam situasi yang sama-sama Anda alami. Panduan ini menyediakan ungkapan untuk dilatih dan cara beralih dari perkenalan ke kemungkinan bertemu lagi. Contoh-contohnya adalah materi latihan orisinal, bukan janji bahwa ungkapan tertentu akan menghasilkan pertemanan.

Mulailah dari kesamaan situasi

Manfaatkan situasi di sekitar Anda agar pembuka percakapan mudah dijawab. Di kelas, Anda bisa mengatakan Have you taken a class here before? Di acara komunitas, cobalah What brought you to this event? Pertanyaan tentang situasi yang sama-sama Anda alami memberi lawan bicara titik awal yang jelas tanpa menanyakan informasi pribadi.

Dengarkan jawabannya sebelum memilih kalimat berikutnya. Jika seseorang bercerita bahwa ia mengikuti kelas atas rekomendasi teman, Anda bisa bertanya tentang pengalaman tersebut. Jika ia tampak sibuk atau menjawab singkat tanpa melanjutkan, beri kesempatan untuk mengakhiri percakapan. Pembuka yang ramah adalah ajakan mengobrol, bukan permintaan yang wajib diterima.

Anda tidak harus hanya mencari penutur asli bahasa Inggris. Bahasa Inggris bisa menjadi bahasa yang Anda gunakan bersama pelajar lain, teman sekelas, tetangga, atau rekan kerja. Berfokuslah pada situasi atau minat yang sama, alih-alih menebak latar belakang seseorang dari penampilan atau aksennya.

Bagikan sedikit tentang diri Anda

Setelah bertanya, bagikan sesuatu yang bisa ditanggapi oleh lawan bicara. Jika ia mengatakan bahwa ini kelas pertamanya, Anda bisa menjawab, It's my first time too. I'm still figuring out where everything is. Dengan begitu, Anda telah menanggapi jawabannya dan berbagi sedikit tentang diri sendiri.

Pastikan hal yang Anda bagikan tetap berkaitan dengan percakapan. Orang yang menyebut kegiatan mendaki tidak perlu mendengar seluruh riwayat perjalanan Anda. Tanggapan seperti I usually walk in the park near my apartment. I'd like to try a longer trail. memberinya topik yang bisa dibahas tanpa mengubah percakapan menjadi pidato.

Ingat pola ini: perhatikan, bagikan, lalu lanjutkan sesuai tanggapan. Pola ini hanyalah alat bantu latihan, bukan aturan untuk setiap giliran bicara. Ada percakapan yang membutuhkan pertanyaan; ada pula yang berlanjut karena salah satu orang menambahkan pengamatan yang berkaitan. Beri lawan bicara giliran sebelum memutuskan apa yang akan Anda katakan selanjutnya.

Siklus percakapan tiga langkah: perhatikan situasi yang sama-sama dialami, bagikan sedikit informasi, lalu ajukan pertanyaan lanjutan yang berkaitan.

Lanjutkan berdasarkan jawaban yang benar-benar Anda dengar

Pilih pertanyaan lanjutan berdasarkan detail dalam jawaban lawan bicara. Jika ia menyebut kelas memasak akhir pekan, Anda bisa bertanya, What did you enjoy making? Pertanyaan itu tetap membahas pengalamannya. Langsung beralih ke pertanyaan lain yang sudah disiapkan tetapi tidak berkaitan bisa membuat percakapan terasa seperti wawancara.

Anda juga bisa menanggapi tanpa mengajukan pertanyaan lagi: I've never tried making that. It sounds interesting. Komentar memberi lawan bicara kesempatan untuk menambahkan cerita, mengganti topik, atau bertanya kepada Anda. Jangan menganggap jeda sebagai tanda bahwa Anda harus mengajukan beberapa pertanyaan berturut-turut.

Pada percakapan awal, Anda tidak perlu menanyakan hal pribadi tentang pendapatan, hubungan, imigrasi, atau urusan pribadi lainnya. Jika ragu, tetaplah membahas kegiatan, minat yang sama, atau hal yang sudah dipilih orang tersebut untuk diceritakan. Kenyamanannya lebih penting daripada menggunakan semua ungkapan yang telah Anda latih.

Tanyakan bagian yang terlewat dan sampaikan maksud dengan jelas

Tanyakan bagian yang tidak Anda tangkap, alih-alih berpura-pura paham. Cobalah Sorry, what was the name of that place? atau Could you say the last part again? Permintaan yang spesifik membantu lawan bicara mengetahui apa yang Anda butuhkan. Setelah itu, Anda bisa memastikan pemahaman Anda: So you went there last weekend?

Jika Anda tidak menemukan suatu kata, jelaskan maksudnya dengan kata-kata yang Anda ketahui. Misalnya, It's a place where people borrow books. bisa menyampaikan maksud Anda meskipun sesaat Anda lupa kata library. Anda bisa mempelajari kata yang terlupa itu nanti; yang perlu dilakukan saat itu adalah membuat pesan Anda dapat dipahami.

Untuk berhenti sejenak, cukup katakan Let me think for a second. Anda tidak perlu meminta maaf untuk setiap kalimat. Jika lawan bicara masih tampak bingung, coba sampaikan maksud Anda dengan kalimat yang lebih singkat, alih-alih mengulangi kalimat panjang yang sama dengan suara lebih keras.

Usulkan langkah kecil berikutnya dan beri ruang untuk menolak

Jika percakapan terasa timbal balik, usulkan sesuatu yang berkaitan dengan pembicaraan Anda. Seusai kelas, Anda bisa mengatakan, Would you like to get a coffee after the next class? Ajakan yang spesifik dan sederhana memberi orang tersebut pilihan yang jelas untuk dipertimbangkan.

Tunjukkan bahwa penolakan dapat diterima dengan baik. Jika ia tidak bisa atau tampak tidak tertarik, Anda bisa mengatakan, No problem. It was nice talking with you. Anda tidak perlu meminta alasannya. Percakapan pertama yang menyenangkan juga tidak mewajibkan siapa pun bertukar informasi kontak atau bertemu lagi.

Jika ajakan diterima, sepakati langkah sederhana berikutnya melalui cara berkomunikasi yang Anda berdua pilih. Dalam pesan berikutnya, ingatkan ia tentang situasi saat Anda bertemu: Hi, it's Alex from the art class. Are you still interested in coffee after Saturday's session? Gunakan nama Anda sendiri dan rencana yang sebenarnya saat menyesuaikan contoh ini.

Latih adegan singkat sebelum mencobanya dengan orang lain

Pilih satu situasi, satu pembuka, dan satu kemungkinan pertanyaan lanjutan. Ucapkan dengan suara lantang, lalu ubah jawabannya agar Anda harus memberi tanggapan yang berbeda. Dengan begitu, Anda memiliki tugas latihan yang konkret tanpa perlu menghafal seluruh percakapan.

HiBay mendeskripsikan aplikasinya sebagai pelatih berbicara bahasa Inggris berbasis AI untuk percakapan sehari-hari. Jika Anda menggunakan mode latihan yang tersedia untuk topik ini, latihlah percakapan sosial singkat dan periksa apakah maksud Anda sudah jelas. Tanggapan AI adalah materi latihan; tanggapan itu tidak bisa memberi tahu apakah orang sungguhan ingin berteman atau akan bereaksi dengan cara yang sama.

Setelah percakapan sungguhan, catat satu momen yang terasa sulit dan latih momen tersebut. Anda bisa berlatih meminta penjelasan atau menyampaikan ajakan dengan jelas. Gunakan pengamatan yang spesifik itu untuk memilih tugas latihan berikutnya, alih-alih menilai seluruh percakapan dari seberapa banyak Anda berbicara dalam bahasa Inggris.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara berlatih berbicara bahasa Inggris agar bisa berteman dengan penutur asli?

Latih pembuka, tanggapan yang berkaitan, dan penutup yang sopan untuk situasi yang mungkin Anda hadapi. Lalu cobalah percakapan singkat dengan seseorang yang bersedia mengobrol. Anda bisa berlatih dengan penutur asli bahasa Inggris atau pelajar bahasa Inggris lainnya; selain latihan bahasa, kesamaan minat dan kemauan dari kedua pihak juga penting.

Bagaimana cara menjaga percakapan bahasa Inggris tetap berjalan tanpa terlalu banyak bertanya?

Tanggapi salah satu detail dalam jawaban dan bagikan sesuatu tentang diri Anda yang masih berkaitan. Anda bisa melanjutkan dengan satu pertanyaan jika sesuai, atau memberi komentar dan membiarkan lawan bicara melanjutkan. Anda tidak perlu mengisi setiap jeda, dan boleh mengakhiri percakapan ketika lawan bicara tampak siap untuk pergi.

Bagaimana cara mengajak seseorang bertemu lagi tanpa membuatnya merasa tertekan?

Usulkan kegiatan sederhana yang berkaitan dengan percakapan Anda dan buat ia merasa leluasa untuk menolak. Jika ia menerima, sepakati langkah sederhana berikutnya. Jika ia menolak atau tidak menanggapi, hormati pilihannya dan jangan bertanya berulang kali. Percakapan yang ramah tetap bisa berarti meskipun tidak berlanjut ke pertemuan berikutnya.

Cobalah satu percakapan singkat

Untuk kelas, acara, atau kegiatan bersama berikutnya, siapkan satu pembuka dan satu hal tentang diri Anda yang bisa dibagikan. Biarkan sisa percakapan berkembang dengan sendirinya agar Anda bisa mendengarkan dan menanggapi apa yang benar-benar dikatakan lawan bicara.

Jika ingin berlatih terlebih dahulu, gunakan kegiatan latihan HiBay yang sesuai untuk melatih momen spesifik tersebut. Lalu terapkan cara yang sama, dengan jelas dan penuh hormat, dalam percakapan sungguhan, ketika kedua pihak bebas memilih apakah ingin melanjutkan.

App StoreGoogle Play